Kelinci | Jual Kelinci | Rabbit

Kelinci

Posts Tagged ‘sop arba

Show Brood Pet Quality Kelinci

Didalam dunia perkelincian (rabbitry) dikenal istilah Show Quality (SQ), Brood Quality  (BQ) dan Pet Quality (PQ). Kelinci ras jenis Holland Lop penentuan apakah itu show quality, brood quality dan pet quality adalah sejalan dengan Standard of Perfetion (SOP) ARBA. Oleh karena itu parameter utama dari kelinci Holland Lops yaitu Head Mount, Body Type dan Ear Set. Misalnya jika kelinci Holland Lops dijual sebagai Show Quality maka hampir seluruh komponen kelinci tersebut diatas adalah terpenuhi sesuai SOP. Bilamana kelinci ras Holland lops dijual dengan  kategori Brood Quality artinya kelinci memiliki beberapa sifat yaitu bagus untuk dibudidayakan (breeding program) akan tetapi tidak memenuhi beberapa kualifikasi mengikuti untuk pertunjukan (show) juga mungkin memiliki beberapa kesalahan (fault) (pengurangan nilai). Berikut untuk lebih jelasnya ikuti penjelasan ini.

Show Quality

Kelinci ras jenis Holland Lop dengan kualifikasi Show Quality adalah dianggap pantas untuk mengikuti Show oleh breedernya melalui evaluasi yang didasarkan pada SOP, pengalaman mengikuti show atau belajar dari breeder yang senior. Secara singkat show quality memiliki standard dalam hal body type, bulu (fur), warna dan lain-lain, namun juga masih ada kesalahan kecil (fault) misalnya sedang dalam kondisi molting.

Brood Quality

Jenis kelinci ras Holland Lops diklasifikasikan sebagai Brood Quality adalah kelinci yang secara potensial dan efisien bagus untuk dibudidayakan (Breeding Program) namun tidak bisa di ikuti sertakan dalam anjang kompetisi (show rabbit), brood quality dikatakan unshowable  karena  memiliki pola warna Charlie (terlalu banyak warna putih pada group warna broken) atau kukunya berbeda (belang) tidak sesuai dengan warna bulu badannya, adanya dewlap  (gelambir dibawah leher), kukunya patah, giginya patah dan sebagainya yang kemungkinan  akan terkena diskualifikasi (DQ’ed). Namun dibalik itu semua, brood quality memiliki potensi memiliki keturunan yang show quality, produktif, pandai merawat anak dan sebagainya, yang intinya sangat baik untuk breeding program.

Pet Quality

Kelinci ras Holland Lops  diklasifikasikan  sebagi Pet Quality adalah non Show Quality atau Non Brood Quality. Artinya tidak bisa digunakan program budidaya/pemuliaan (breeding program) akan tetapi kelinci dalam kondisi sehat. Secara genetic, kelinci Pet Quality banyak bagian-bagian yang tidak diinginkan misalnya bisa berupa tidak bisa reproduksi, telinganya, posisi kaki belakang v dan lain-lain. Pet quality biasanya hanya digunakan untuk kelinci peliharaan dan tidak diperlukan silsilah. Intinya, terlalu banyak yang menyimpang dari standar kesempurnaan.

Kesimpulan

Untuk dapat menentukan apakah kelincinya termasuk show quality atau brood quality atau pet quality maka breeder Holland Lops harus mampu men-judge atau menilai kelincinya sendiri berdasarkan menguasai buku Standard of Perfection, memiliki pengalaman mengikuti show, melihat phenotype Holland Lops yang berhasil meraih gelar melalui gambar di internet, belajar dari breeder senior, melihat video tentang show ARBA. Penentuan quality kelinci memiliki konteks terhadap harga jual kelinci. Penentuan quality untuk Holland Lops junior tidak bisa memberikan jaminan akan menjadi kelinci yang akan menang (unproven) dalam show atau akan menjadi show quality atau brood quality karena kelinci Holland Lop masih mengalami masa perkembangan lebih lanjut.

holland-lop-doe

Written by kelincirabbit

Februari 8, 2017 at 11:57 pm

Tantangan Breeding Netherland Dwarf

netherland-dwarf-blue-himmi

Breeding kelinci netherland dwarf cukup menantang karena ukurannya yang kecil dan rata-rata untuk yang memiliki gen true dwarf sekali melahirkan hanya diperoleh 2 ekor sampai 3 ekor. Disamping irit dalam produksi, kelinci jenis netherland dwarf mengalami kerentanan yaitu akan menghadapi kesulitan didalam proses melahirkan dimana bayi kelinci terjebak atau tidak sepenuhnya keluar atau masalah lainnya antara  lain bayi mati ketika lahir maupun sudah mati didalam perut induk. Pada dasarnya kelinci kerdil (dwarf) ini sudah bisa dikawinkan pada usia 3 bulan akan tetapi dalam praktek ditunggu sampai usia 6 bulanan, artinya sampai betul-betul siap secara phisik. Disamping tantangan irit anak (kit), beberapa penyakit, sulit melahirkan juga banyaknya varietas  warna yang diakui (showable  baca buku SOP ARBA). Rasanya percuma bilamana hasil breeding memiliki body type yang bagus (show quality) namun memiliki warna yang unshowable. Untuk itu diperlukan kompatibel warna agar warna yang dihasilkan dipastikan sesuai SOP ARBA dengan mempelajari gen warna.

Written by kelincirabbit

Januari 30, 2017 at 9:48 am